Saturday, December 6, 2008

Hikayat Bosan Yang Mengiurkan

Mode bosan turn "ON"
Ini adalah sebuah cerita ringan tentang kebosanan. Seorang tua yang bijak ditanya oleh tamunya.

Tamu : “Sebenarnya apa itu perasaan ‘bosan’, pak tua?”
Pak Tua : “Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkan perubahan, mengharapkan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutin hidup yang biasa dan mahu keadaan yang merubah dari waktu ke waktu.”
Tamu : “Kenapa kita merasa bosan?”
Pak Tua : “Karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki.”
Tamu : “Bagaimana menghilangkan kebosanan?”
Pak Tua : “Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kita pun akan terbebas darinya.”
Tamu : “Bagaimana mungkin kita menikmati kebosanan?”
Pak Tua: “Bertanyalah pada dirimu sendiri: mengapa kamu tidak pernah bosan makan nasi yang sama rasanya setiap hari?”
Tamu : “Karena kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeza, Pak Tua.”
Pak Tua : “Benar sekali, anakku, tambahkan sesuatu yang baru dalam rutin hidupmu maka kebosanan pun akan hilang.”
Tamu: “Bagaimana menambahkan hal baru dalam rutin hidup?”
Pak Tua : “Ubahlah caramu dalam melakukan rutin itu. Kalau biasanya menulis sambil duduk, cubalah menulis sambil berbongkok atau berbaring. Kalau biasanya membaca di kerusi, cubalah membaca sambil berjalan-jalan atau meloncat-loncat. Kalau biasanya menelepon dengan tangan kanan, cubalah dengan tangan kiri atau dengan kaki kalau mampu. Dan seterusnya.”

Lalu Tamu itu pun pergi.
Beberapa hari kemudian Tamu itu mengunjungi Pak Tua lagi.
Tamu : “Pak tua, saya sudah melakukan apa yang Anda sarankan, kenapa saya masih merasa bosan juga?”
Pak Tua : “Coba lakukan sesuatu yang bersifat kekanak-kanakan.”
Tamu : “Contohnya?”
Pak Tua : “Mainkan permainan yang paling kamu senangi di waktu kecil dulu.”

Lalu Tamu itu pun pergi.
Beberapa minggu kemudian, Tamu itu datang lagi ke rumah Pak Tua.
Tamu : “Pak tua, saya melakukan apa yang pak tua sarankan. Di setiap waktu senggang saya bermain sepuas-puasnya semua permainan anak-anak yang saya senangi dulu. Dan keajaiban pun terjadi. Sampai sekarang saya tidak pernah merasa bosan lagi, meskipun di saat saya melakukan hal-hal yang dulu pernah saya anggap membosankan. Kenapa ia boleh berlaku demikian, Pak Tua?”

Sambil tersenyum Pak Tua berkata: “Karena segala sesuatu sebenarnya berasal dari pikiranmu sendiri, anakku. Kebosanan itu pun berasal dari pikiranmu yang berpikir tentang kebosanan. Saya menyuruhmu bermain seperti anak kecil agar pikiranmu menjadi ceria.Sekarang kamu tidak merasa bosan lagi karena pikiranmu tentang keceriaan berhasil mengalahkan pikiranmu tentang kebosanan. Segala sesuatu berasal dari pikiran. Berpikir bosan menyebabkan kau bosan. Berpikir ceria menjadikan kamu ceria.”

lalu aku terus melepaking dan mengangkangin bersama Abrar dan Taher di rumahnya sepanjang hari..
Mode bosan turn "OFF"

7 comments:

Galuh Cendra Kirana said...

Lalalaa...bosannye buat ketupat...tapi lepas ni nak wat kuah dier pulak...lepas tu nak susun kuih..ahaa,..lepas tu ader lagi keje laen nak dibuat...lepas dah siap mesti ceria...yeyeyy...menyudahkan keje adelah menikmati kebosanan. keje tu dibuat pon sbb tatau nak watper tapi kiter tayu kite perlu sudahkan. kan? kan? kan Pak Tua??..(comel bulu kaki Tamu tu..hihihi)

Monkey D Luffy said...

sungguh benar kata pak tua itu... JANGAN FIKIR DAN CAKAP "SAYA BOSAN".. itu adalah punca kebosanan. Hidup ini tak ada yang bosan kalau kita fikir secara betul

M.K is Tun Mamat said...

kalo bosan.. cepat kawin... ia boleh mengubat kebosanan... ahahahah..

Anonymous said...

sebenarnya...kawan bosan membaca cerita bosan

mountdweller said...

Bijak.. bijak !

~ujicham~ said...

wei mamat.. ko ni tak paham petikan. kesimpulan citer ni, kiter kena main permainan yang disenangi waktu kecil.. tak jumpa pon pak tua suruh kawen. huh! dasar backup dancer pisang panas.

Mogen Ali Rico said...

Pn Galuh,
Itulah bulu kaki pat tua!!!lalalal

luffy,
Sometimes kita pon tak sedar bila sebenarnya kita berfikir secara betul.

Mamat,
kalo bosan tukar template laa kalo berani..ahahaha

leen,
baca jgn tak baca..bosan jgn tak bosan..Langkawi aku nak ikut leh?

Tuan Mountdweller,
Pak Tua ngan tamu tu dua2 bijak..bijak sifir

uji..
Hahahahahhaa.."DASAR"!!!!..tue yang tak tahan tue..mcm dasar menteri pelajaran mesia jew.